My SHAFANDARIZA

November 25, 2013


Shafandarhiza, satu nama yang terlahir dari manisnya sebuah persahabatan. Nama yang sangat aku jaga kehormatannya setelah keluarga, dan diriku sendiri. Luar dan dalam kami saling mengetahui, terbuka ketika apapun masalah yang sedang dihadapi. Shafandarhiza adalah penggabungan dari lima nama gadis sederhana yang menjalin persahabatan dari masa putih biru. 


Shabrina, kuliah jurusan sastra bahasa indonesia dan dia orang yang paling cuek. Diantara kami berlima, dia yang memiliki tubuh paling tinggi, kulitnya kuning langsat, alisnya tebal, lalu mata yang dia miliki cukup besar, dan ada sedikit gingsul yang terlihat ketika dia tersenyum. Gaya bicaranya santai, cablak, dan tidak bisa dibilang romantis. Tetapi dia pendengar dan pemberi masukan yang baik disaat aku punya cerita. Aku paling dan lebih akrab dengan gadis berhijab tomboy ini. 


Selanjutnya Fani, jurusan kedokteran. Tubuhnya sedikit besar, wajahnya manis, dan alisnya tebal. Dia sangat rajin belajar, dewasa juga, tetapi terkadang dia keras kepala, dan tidak tahu apa yang dia miliki sekarang. 

Dinda, jurusan administrasi bisnis itu pilihannya. Satu - satunya yang tidak berhijab diantara kami. Orangnya imut, kurus, memiliki kulit putih, dan rambutnya agak pirang, terkadang juga memakai kacamata. Dia itu ceroboh, gegabah, dan terkadang sifat kekanak-kanakannnya yang berlebihan.


Ria ya aku, hmm.. ya begitulah.. hehe


Yang terakhir, Faiza gadis cantik keturunan Palembang Arab ini bentuk wajahnya oval, pipinya yang cabi membuat matanya terlihat sangat sipit ketika tersenyum. Dia orang yang paling keras kepala, plin plan, dan bawel. Tetapi dia yang paling pintar, dan terbukti sekarang dia mengambil studi jurusan farmasi. Mereka semua sahabat terbaikku, dan yang pasti jauh. Mereka tinggal dan menimba ilmu di Kota Metropolitan. Sedangkan aku seorang diri pergi ke perantauan di Kota Pelajar. 


Walaupun semenjak kuliah kami jarang berkomunikasi, tetapi aku tahu masih terpasang radar di hati dan pikiran mereka untuk selalu mengingat untaian nama ini. Apapun yang kami lakukan dengan dunianya masing – masing, InsyaaAllah suatu waktu kami berkumpul kembali di satu titik sinar, untuk menghidupkan kembali radar persahabatan.


SHAFANDARIZA





With Love,


Rhialita

You Might Also Like

1 komentar

Rhialitage