HIDUP ITU PILIHAN DENGAN #ASIKTANPATOXIC bersama NATSBEE HONEY LEMON

August 20, 2018



“Hidup itu pilihan.” Kalimat ini yang paling membekas dari salah satu guru Sekolah Menengah Pertama saya dulu. Ternyata, kalimat itu memang terjadi di hidup saya saat ini. Salah satunya adalah pilihan untuk menikah muda. Banyak sekali pertanyaan yang terlontar untuk saya. “Kenapa sih mau nikah muda?” Jawaban saya tidak muluk-muluk. “Karena saya sudah siap dan niatnya untuk ibadah, jadi mau menunggu apa lagi?”


Saya tidak terlalu begitu memikirkan perkataan orang bahwa menikah itu harus mapan dulu. Harus punya ini itu dulu dan sebagainya. Kalau saya mengiyakan hal tersebut, mungkin sampai saat ini saya belum menikah. Di tahun 2016 silam, saya memutuskan menikah dengan imam pilihan saya. Dia adalah kakak tingkat saya semasa kuliah. Saya dan dia kuliah di salah satu kampus broadcasting di Yogyakarta.

Kami menikah disaat kami memang belum lulus kuliah. Entah mungkin banyak opini berbeda yang menyerang kami mengenai hal ini. Usia kami pun terbilang masih muda, dan menurut sebagian dari mereka ini terlalu cepat. Tapi bagi saya, ini seperti semangat baru. Pernah tidak kalian membayangkan bisa lulus kuliah bareng sama suami?

Jadi, sebelum menyusun tugas akhir, suami saya sudah bekerja di salah satu radio publik di Jogja sebagai penyiar, itulah mengapa suami menunda ujian tugas akhir sampai setahun lamanya. Sedangkan saya, tidak mau menunda dan ingin lulus tepat waktu. Alhasil, saya dan suami lulus di tahun yang sama.

Saya sendiri berasal dari Jakarta, sedangkan suami berasal dari Pontianak Kalimantan Barat. Namun saya dan suami memutuskan untuk tinggal di Pontianak setelah lulus dan wisuda, karena suami mengajukan mutasi kerja, dan resmi diangkat menjadi karyawan di kantornya. Ini adalah salah satu rezeki menikah dari Allah. Saya telah membuktikan, menikah bukan berarti tidak bisa menyelesaikan pendidikan kuliah. Walaupun itu ada yang tepat waktu maupun tidak.

Inilah sebenarnya yang ditakuti oleh orang-orang. Bagaimana kehidupan setelah menikah. Padahal hidup itu tidak perlu ribet. Jalani apa yang sudah digariskan, berusaha, dan berdoa. Di awal pernikahan, kami juga tidak punya apa-apa. Jujur kami juga masih dibantu oleh orang tua dalam masalah ekonomi rumah tangga. Kami tidak merasa gengsi. Kami melihat itu sebagai rezeki.

"MEMILIH BEKERJA DARI RUMAH."

Setelah menikah, saya memang tidak bekerja kantoran seperti yang dilakukan oleh suami. Saya memilih untuk mengurus rumah tangga, sambil menekuni hobi saya semenjak awal kuliah, yaitu menjadi Blogger. Timbul lagi pertanyaan, “Kenapa tidak bekerja? Padahal sudah dapat gelar? Sia-sia dong gelarnya nggak dipakai?.” Saya hanya bisa tersenyum jika ada pertanyaan semacam itu.

Tidak semua hal yang sudah kita capai, harus disamakan dengan persepsi lainnya. Seperti misalnya kita kuliah di jurusan seni dan bahasa, tapi kerjanya di Bank. Contoh lainnya yang seperti saya alami ini. Kuliah kok tapi ilmunya tidak terpakai. Kata siapa? Jadi Blogger itu juga bekerja lho. Awal dari nge-blog memang karena saya suka menulis dan senang dipotret. Kebetulan, dari dulu suami mendukung kegiatan saya, dan dia adalah salah satu orang yang ikut membangun blog saya hingga saat ini. Tapi dari kesukaan itulah saya merintis blog menjadi sebuah pekerjaan.

Saya sudah memiliki blog dari tahun 2013, namun memutuskan untuk total dan fokus di dunia ini adalah tahun 2014, setelah saya bergabung menjadi influencer di salah satu platform Fashion & Beauty Social Network. Mulai dari sana, banyak tawaran kerja sama endorsement, undangan blogger gathering, sampai kesempatan ikut kompetisi foto atau menulis di blog.


Dibayar nggak? Saya tidak dibayar dalam bentuk uang. Tapi biasanya dalam bentuk voucher atau produk yang telah disepakati untuk dipromosikan. Timbal baliknya apa? jika ditanya ini, saya akan jawab, kepuasan tersendiri. Dengan adanya kerja sama ini, tentunya akan menambah konten di blog yang saya punya. Saya juga bisa memberikan informasi terbaru kepada pembaca saya. Yang terpenting adalah saya suka menjalaninya.

Sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit. Pepatah itu benar adanya. Setelah sekitar dua tahun fokus di dunia blog, saya mulai mendapat fee. Saya masih ingat, kali pertama mendapat bayaran endorse produk yaitu 100 ribu rupiah. Senangnya bukan main! Terharu, karena apa yang saya kerjakan selama ini membuahkan hasil. Saya juga suka tiba-tiba sedikit meneteskan air mata kalau mengingat kerja kerasnya untuk mencapai ini. Jadi lebih sedih lagi kalau ada yang bilang, jadi Blogger itu cuma buang-buang waktu aja, tidak mendapatkan apa-apa. Menjadi Blogger itu juga butuh tenaga dan pikiran. 

Pertama, ketika mendapat produk endorse entah itu pakaian atau make up, kita harus menampilkan gambar yang layak untuk diposting. Kita harus mencari tempat atau background yang bagus, dan memikirkan angle foto yang pas.

Kedua, kita harus membuat tulisan untuk kebutuhan promosi. Memikirkan kalimat yang baik dan benar, dan merangkainya menjadi bahan bacaan untuk khalayak, agar dapat menjadi informasi yang bermanfaat.

Ketiga, jika ada kerja sama video yang harus dibuat. Kita harus memikirkan konsep untuk video tersebut, mulai dari opening, membuat narasi, mengambil gambar, merekam suara, menentukan backsound, menyunting video, sampai menentukan closing.

Menjadi Blogger tidaklah mudah. Jadi kalau ada yang bilang ilmu yang saya dapat di perkuliahan sia-sia. Itu salah! Karena di kampus dulu, saya belajar dan mempraktikan itu semua. Saya merasa sangat cocok dengan pekerjaan ini. Saya dapat mengembangkan passion yang sesuai dengan kesukaan saya. Selain itu tentunya saya bisa mendapatkan pengalaman dan teman-teman baru.

Apa yang kita tanam, itu yang akan kita rasakan nanti manfaatnya. Sampai saat ini saya masih setia dengan blog. Setiap minggunya saya selalu memosting tulisan, mau itu project kerja sama, atau review dari saya sendiri. Kalau mau terjun ke dunia seperti ini, jangan berharap dulu mendapatkan uang. Cintai terlebih dahulu pekerjaannya. Bayaran cuma bonus. Saya sangat bersyukur kepada Allah, telah memberikan rezeki ini. Bagi saya ini juga adalah rezeki pernikahan.

Hidup itu pilihan. Menjadi istri yang mengurus rumah tangga adalah pilihan saya. Bukan karena saya egois ingin berdiam di rumah saja. Kodrat perempuan memang tidak ada tuntutan untuk mencari nafkah. Sedangkan bagi laki-laki itu adalah kewajiban. Jangan salah, di rumah saya juga bekerja. Saya mencuci pakaian, menyelesaikan setrikaan yang menumpuk, membersihkan rumah, sampai memasak walaupun tidak setiap hari. Apa yang kita kerjakan di rumah itu juga suatu bentuk pahala, dan bakti pada suami. Yang terpenting kita harus bahagia menjalaninya.

Menjadi Blogger itu juga pilihan. Pilihan saya untuk tetap bisa mengembangkan diri dari rumah, tanpa harus menyita banyak waktu untuk keluarga terutama suami. Dari sini juga, saya bisa menjadikan blog sebagai ladang penghasilan, untuk membantu sedikitnya kebutuhan rumah tangga. Jadi, tidak melulu mengandalkan penghasilan suami. Selama suami saya mendukung, apa lagi yang harus saya khawatirkan?

PERTANYAAN SETELAH MENIKAH. "SUDAH ISI BELUM?"

Bukan hanya ditanya soal kenapa setelah lulus kuliah tidak bekerja kantoran. Tapi setelah menikah juga ditanya “Sudah isi belum?”. Bagi saya ini pertanyaan yang sangat pribadi. Semua pasangan yang menikah tentunya ingin memiliki keturunan. Tetapi mereka tidak tahu kapan akan diberi keturunan. Sama juga seperti saya dan suami. Kami juga sudah berusaha, dan tidak hentinya berdoa.

Saya dan suami sudah memeriksakan perihal ini ke Rumah Sakit. Hasil pemeriksaan memang tidak ada hal yang fatal. Tapi, Dokter mengatakan kami harus mengubah pola hidup kami. Seperti mengurangi makanan yang banyak mengandung tepung, dan tidak mengonsumsi gula terlalu banyak. Yang paling utama adalah, hindari stress.


Banyak sekali faktor terjadinya stress. Salah satunya memikirkan perkataan orang terhadap kita. Seperti yang saya alami, yang terus ditanya “Sudah isi belum?”. Kalimat ini seperti menghantui pikiran saya. Sehingga Dokter bilang mungkin inilah salah satu penyebab saya sulit hamil. Begitupun suami saya yang punya pola tidur tidak beraturan karena harus mengikuti jam siaran di kantornya yang terkadang tak menentu. Walaupun hasil pemeriksaan normal, tetap saja harus didorong dengan olahraga dan asupan vitamin yang cukup terutama vitamin C. Lalu, dokter menganjurkan kami untuk diet sehat, karena ada beberapa kasus sulit hamil karena kelebihan berat badan.

Saya mengambil kesimpulan bahwa, sebenarnya menjalani program kehamilan adalah membenahi diri agar lebih sehat. Kalau kita sehat, sistem hormon yang ada di dalam tubuh kita juga akan berjalan dengan baik. Untuk itu, jangan memikirkan dulu bagaimana cara mendapatkan keturunan, tapi lebih ke gaya hidup sehat. Percuma juga kalau beli obat ini itu, program ke dokter, dan sebagainya, kalau kitanya tidak mau memperhatikan kesehatan tubuh.


"SAKIT ITU TIDAK ENAK!"

Tahun lalu, saya juga punya pengalaman terserang tifus ringan. Dokter bilang, penyebabnya karena makanan yang saya konsumsi itu kurang bersih, sehingga menyebabkan timbulnya bakteri di lambung. Mungkin bisa juga terkontaminasi dari tangan yang saya gunakan untuk makan. Disamping itu saya memang memiliki riwayat maag. Alhasil, waktu itu saya mengalami demam tinggi hingga hampir 40 derajat celcius, bahkan bisa tiba-tiba menggigil kedinginan hingga 35 derajat celcius. Yang paling saya tidak suka, penyakit ini membuat saya selalu mual ketika makan.

Dokter juga melarang saya untuk makan yang pedas, dan terlalu asam. Karena, itu juga dapat meningkatkan asam lambung. Untungnya, dokter tidak mengharuskan saya rawat inap di rumah sakit. Hanya menganjurkkan untuk istirahat total dan mengonsumsi makanan yang bergizi dengan teratur. Akhirnya saya baru bisa pulih kembali, setelah 2 minggu terbaring lemah.

Sakit itu benar-benar tidak enak. Tidak bisa menikmati makanan dengan sempurna, dan tidak bisa beraktifitas dengan normal. Saya takut sakit! Untuk itu, sekarang saya benar-benar menjaga sekali kesehatan tubuh saya. Terutama mengontrol asupan-asupan yang baik bagi tubuh. Apalagi disamping itu, saya dan suami memang berniat untuk menjalani program kehamilan secara alami. Tentunya harus memikirkan bagaimana cara agar kami tetap bugar dan sehat! Nah, kira-kira apa saja yang saya lakukan untuk menjaga kesehatan? Yuk simak 7 tips gaya hidup sehat dengan #AsikTanpaToxic ala saya!

#ASIKTANPATOXIC

1.   Biasakan Minum Air Putih
Hal yang satu ini, adalah yang tidak pernah saya lewatkan, yaitu mengonsumsi air putih dengan jumlah  kurang lebih 8 gelas atau 2 liter setiap harinya. Ada lho, sebagian dari kita yang malas minum air putih atau bahkan tidak suka minum air putih, karena menurut mereka rasanya aneh. Katanya lebih enak minum minuman yang rasanya manis, seperti teh manis, sirup, atau minuman kaleng lainnya. Boleh saja kok, tapi jangan berlebihan, karena minuman seperti itu mengandung bahan pengawet, dan gula yang cukup tinggi. Yang kita tahu gula itu adalah faktor utama diabetes, dan bisa membuat tubuh kita menjadi gampang gemuk.


Padahal dengan kita mengonsumsi air putih, metabolisme tubuh akan terjaga. Selain itu, kebutuhan air putih yang mencukupi dapat mengeluarkan toxic atau racun-racun di dalam tubuh, serta meningkatkan fungsi organ ginjal menjadi lebih baik. Tidak hanya itu, minum air putih juga dapat membuat kita jauh lebih fokus terhadap sesuatu hal. Nggak mau kan pekerjaan kita jadi berantakan hanya gara-gara gagal fokus?

Tips dari saya, jika kamu tidak suka, atau malas minum air putih. Coba deh, beli botol-botol minuman yang lucu atau unik menurut versinya kamu. Karena minum dari botol yang kita suka, itu dapat meningkatkan keinginan kita untuk lebih sering minum. Saya sudah coba itu, dan untuk saya cara itu berhasil! Mau mencobanya?



2.   Menjaga Pola Makan
Biasanya, kalau kita sudah kelaparan, rasanya ingin makan yang banyak. Apalagi jika kita melewatkan sarapan. Pasti, disaat jam makan siang, porsi yang kita ambil akan jauh lebih banyak. Ternyata itu salah. Makan dengan porsi yang terlalu banyak, dapat menyebabkan kinerja lambung dalam mencerna makanan yang masuk jadi jauh lebih berat, sehingga produksi asam lambung pun menjadi berlebihan. Hal ini juga adalah kebiasaan buruk yang harus dihindari bagi penderita maag seperti saya.

Porsi banyak tapi jarang.

Porsi sedikit tapi sering.

Menurut artikel dari situs detikhealth penelitian para ahli di Inggris mengatakan, orang dewasa yang makan sedikit namun sering setiap hari, cenderung makan lebih baik dan indeks massa tubuhnya lebih rendah, bila dibandingkan yang makan banyak tapi jarang. Orang yang memiliki indeks massa tubuh rendah cenderung tidak mudah lapar, dan mengonsumsi makanan penuh nutrisi serta berkualitas. Jadi mereka sangat menganjurkan lebih baik makan sedikit tapi sering, dari pada makan banyak tapi jarang. Dengan begitu kerja lambung pun menjadi lebih ringan.

3.   Perhatikan Asupan Makanan
Hindari terlalu sering mengonsumsi makanan yang instan. Seperti salah satunya yang paling banyak disukai adalah mie instan. Karena makanan seperti itu mengandung MSG atau bahan pengawet yang tidak baik jika dikonsumsi secara berlebihan. 

Selain memperhatikan makanan pokok sehari-hari, kita juga harus menyortir jajanan. Jajan yang seperti apa sih? kalau jajan sembarangan yang belum pasti kebersihannya, tentu kemungkinan besar jajanan yang kita beli tersebut mengandung toxic. Tips dari saya, sebaiknya lebih aman dan hemat, kita membuat jajanan atau cemilan sendiri di rumah. Kita bisa membeli bahan-bahannya di supermarket, atau pasar terdekat. Banyak kok yang bisa dijadikan cemilan yang tidak jauh berbeda dengan yang dijual pedagang-pedagang di luar.


Kita juga dapat mengganti cemilan yang lebih sehat dengan makan sayur atau buah, seperti apel, melon, pisang, kiwi, mangga atau pepaya. Jika merasa bosan, kita bisa mengubah buah-buahan ini menjadi jus. Makan buah-buahan juga bisa menunda lapar, agar kita tidak makan berlebihan.


4.   Konsumsi Vitamin
Vitamin itu banyak sekali bentuknya. Sebelumnya saya sudah mencari tahu melalui internet, bertanya pada dokter, dan menanyakannya juga pada orang tua yang lebih berpengalaman, vitamin apa saja yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh dan khususnya untuk saya dan suami vitamin yang juga berpotensi untuk menyuburkan kandungan.

Ternyata dari sekian banyak, yang saya cari tahu, salah satu jawabannya yang paling banyak adalah madu. Madu juga tidak sulit untuk didapatkan. Madu mengandung antioksidan tinggi yang baik untuk tubuh, agar tidak mudah terserang penyakit. Apalagi orang yang mudah jatuh sakit seperti saya, madu sangat cocok dikonsumsi setiap hari. Selain menjaga sistem kekebalan tubuh, zat yang terkandung di dalamnya juga dapat memperbesar peluang kehamilan.

Untuk itu, saya dan suami mengonsumsi madu 3 kali sehari. Nah, kebetulan suami memang tidak terlalu suka minum madu, jadi saya punya cara lain agar dia mau mengonsumsinya. Biasanya, saya campurkan madu ke dalam segelas air hangat atau susu, lalu diminum.


Selain madu, ada juga lemon. Buah ini memang tidak cukup populer seperti buah-buah yang lainnya, karena harganya pun terbilang cukup mahal. Lemon mengandung vitamin C yang tinggi, sehingga dapat menjaga tubuh dari serangan bakteri, jamur, atau parasit. Mengonsumsi lemon juga bisa mencegah terserangnya penyakit flu, hingga dapat melancarkan pencernaan. Tidak hanya itu, lemon juga berkhasiat untuk menurunkan berat badan, dan dapat membantu kita, untuk mengembalikan lagi ion yang terbuang karena banyaknya aktifitas melelahkan.

Biasanya, saya suka langsung mengonsumsi lemon utuh, yang saya iris menjadi beberapa bagian. Tapi lebih sering saya peras terlebih dahulu, kemudian saya campur dengan air hangat secukupnya, lalu ditambah madu, agar rasanya tidak terlalu asam.

Terkadang, ada beberapa situasi yang sepertinya tidak efektif untuk mengonsumsi madu dan lemon dengan cara  tersebut. Seperti misalnya saat saya dan suami sedang hunting foto untuk konten blog atau sedang travelling ke luar kota. Akhirnya saya memilih untuk tidak membawanya, atau justru terlupakan begitu saja.


"BERSIHKAN HARI AKTIFMU BERSAMA NATSBEE HONEY LEMON"

Saya ini orangnya memang suka mencoba hal baru. Eits, tapi bukan coba-coba yang aneh ya. Waktu itu cuaca di Pontianak sedang panas-panasnya, ditambah polusi asap akibat pembakaran hutan dan lahan yang sangat sering terjadi di sini, alhasil membuat tenggorokan saya kering dan badan menjadi tidak enak. Nah, kebetulan sekali saya dan suami sedang belanja bulanan. Namanya sedang kepanasan, pastinya paling enak minum minuman yang lezat menyegarkan. Lalu secara tidak sengaja, saya melihat minuman yang belum pernah saya coba, yaitu Natsbee Honey Lemon. Minuman kesehatan dari Jepang, keluaran Pokka Indonesia dengan perpaduan madu dan lemon asli.



Penasaran dong sama rasanya. Langsung saja saya membelinya. Setelah mencobanya, ternyata saya jadi ketagihan mau minum lagi. Rasa manis dan asamnya Natsbee Honey Lemon itu tidak berlebihan. Masih terbilang cocok untuk saya yang memiliki maag. Yang paling saya suka minuman ini terbuat dari bahan alami dan tidak mengandung bahan pengawet. Sehingga, jika sudah dibuka, harus segera dihabiskan dalam kurun waktu 24 jam.

Untuk memenuhi asupan vitamin C, saya memilih vitamin yang lebih praktis, jadi tidak perlu repot lagi deh beli madu dan lemon secara terpisah! Sekarang saya selalu sedia Natsbee Honey Lemon di rumah. Saya dan suami paling suka minum dalam keadaan dingin, karena rasanya akan jauh lebih nikmat.

Harganya juga terjangkau sekali, tidak lebih dari 10 ribu rupiah dan sudah tersedia di minimarket atau supermarket terdekat. Selain itu, tentunya minuman ini sudah terdaftar di BPOM RI dan aman untuk dikonsumsi dalam jangka panjang. Apalagi, untuk saya dan suami yang tinggal di kota pontianak yang memiliki cuaca sangat panas. Minuman ini memang yang paling pas!

5.   Pola Tidur
Hal yang satu ini memang cukup sulit, apalagi untuk kita yang bekerja sampai tengah malam. Misalnya, saya sebagai seorang Blogger, harus menyelesaikan deadline tulisan, atau mengedit video untuk kebutuhan promo kerja sama dan lainnya. Karena memang, di malam hari itu waktu yang paling tenang untuk mengeluarkan ide-ide cemerlang. Tapi seringnya dari kita adalah bablas bekerja sampai lewat tengah malam, bahkan menjelang subuh. Sebenarnya ini adalah salah satu gaya hidup tidak sehat. Intinya kita harus pandai mengatur waktu dengan baik. Kalau sudah waktunya tidur, ya tidur.

Tidur yang terlalu larut dapat menyebabkan beberapa dampak buruk. Yaitu, timbulnya beberapa penyakit seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, bahkan stroke. Selain itu juga, dapat menurunkan daya ingat, depresi, kulit menjadi tidak sehat, dan cepat tua.


Jadi, jika tidak ada kebutuhan yang mendesak, atau pekerjaan yang tidak terlalu penting, usahakan rutin tidur di malam hari tidak lebih dari jam 10 malam, dengan durasi tidur yang ideal. Untuk usia produktif, dibutuhkan minimal tidur selama 6-8 jam. Kalau memang pekerjaan belum selesai, lebih baik lakukan secara berkala, misalnya sekitar pada jam 7 sampai 9 malam, bukan sekaligus. Tubuh dan otak juga butuh istirahat lho!

Tips tidur yang cepat di malam hari ala saya adalah, jangan terlalu banyak atau sering mengonsumsi minuman berkafein, tidak tidur siang terlalu lama, dan yang terakhir adalah baca buku. Tips yang terakhir ini selalu berhasil membuat saya mengantuk, dan akhirnya tidur pulas.

6.   Olahraga Secukupnya
Jujur, saya tipikal orang yang kurang suka olahraga. Tapi kebutuhan olahraga memang salah satu penunjang kesehatan tubuh. Jadi mau nggak mau harus olahraga. Ingat tidak? Dulu sewaktu masa sekolah, dalam seminggu, pasti ada pelajaran olahraga, salah satunya kita akan melakukan senam bersama di lapangan sekolah. Saya paling suka kalau sudah bagian senam poco-poco! Di sekolahmu dulu begitu tidak?

Dengan melakukan olahraga, tubuh kita akan jauh lebih bugar. Apalagi jika itu dilakukan di pagi hari. Oksigen yang kita hirup juga akan terasa segar. Kebutuhan oksigen yang baik dan cukup, membuat kita tidak mudah mengantuk, dan kerja otak menjadi lebih meningkat. Walaupun efek pertama yang dilanda, kita pasti lelah dan berkeringat. Justru dengan mengeluarkan keringat, itulah saat kita mengeluarkan racun-racun di dalam tubuh kita.


Tips untuk yang tidak suka berolahraga, atau tidak sempat olahraga karena terlalu sibuk, kita bisa melakukannya dalam waktu yang sebentar, tapi rutin. Minimal 15 sampai 30 menit dalam sehari, atau paling tidak seminggu sekali di waktu libur kuliah atau kerja. Memang banyak sekali godaannya. Saya juga mengalami itu. Intinya, lakukan secara perlahan, karena tidak baik juga terlalu diforsir.

Olahraga yang paling mudah adalah lari. Menurut situs detikhealth berlari 1 kali sehari selama 30 menit, dapat menyehatkan jantung. Pelan-pelan saya berusaha untuk lari, dan setelah melakukannya dalam sebulan, percaya atau tidak berat badan saya turun hingga 2 kilogram. Jika memang tidak suka lari, kita bisa melakukan senam lantai sendiri di dalam rumah. Ini efektif buat kalian yang punya jadwal sangat padat.

Setelah banyak mengeluarkan keringat dan lelah karena berolahraga, saya juga tidak lupa minum Natsbee Honey Lemon. Biasanya sambil istirahat saya tunggu dulu selama 30 menit, baru saya minum. Rasa haus hilang, badan pun terasa jadi segar kembali!

7.   Hindari Stress
Tahukah kamu stress bisa menimbulkan penyakit? Kok bisa? Tentu saja. Biasanya, jika seseorang stress, dia akan murung, malas untuk makan, dan memiliki beban pikiran. Hal tersebut menyebabkan hormon yang berjalan di dalam tubuh menjadi tidak seimbang.

Untuk menghindari stress, tips dari saya adalah melakukan hal-hal yang kita suka. Dalam hal positif tentunya ya. Misalnya liburan ke tempat-tempat wisata, atau keluar kota. Tapi tidak semua orang dapat melakukan hal itu bukan? Nah, ada juga yang memilih ke tempat ramai, tapi ada pula yang justru lebih suka menghindari stress ke tempat yang jauh dari kebisingan.

Cobalah lakukan hal-hal yang sederhana. Seperti saya yang sangat suka menonton film. Mau itu melalui gadget, atau terkadang nonton bioskop. Dengan menonton film-film baru, hal itu dapat meningkatkan kreatifitas dan imanjinasi yang baru juga di dalam otak kita. Tentunya kita dapat me-refresh otak agar pikiran yang menjadi beban bisa berkurang atau bahkan hilang.


Contoh lainnya, hunting foto. Selain, karena saya suka, tentunya, saya akan jauh lebih banyak bergerak, dan melihat hal-hal baru yang dapat dijadikan objek foto, dengan berbagai macam angle yang saya suka. Saya sendiri merasakan, ada kepuasan dalam diri ketika melihat hasil foto saya bagus. Mau itu ketika saya menjadi objeknya, atau ketika saya yang memotret objek tersebut.

Menghilangkan stress tidak perlu mahal. Tapi kembali lagi kepada diri masing-masing. Kalau saya suka nonton film, dan hunting foto. Mungkin teman-teman di luar sana lebih suka melakukan travelling ke tempat-tempat yang baru, menanjak gunung, menulis di kafe dengan suasana yang nyaman, memasak resep baru di rumah, jelajah makanan-makanan enak, atau bisa juga cukup dengan membaca buku. Kalau kamu versi yang mana?


"SETELAH MENJALANKAN POLA HIDUP SEHAT."
      
Dampak yang saya rasakan setelah menjalani pola hidup sehat, saya merasa pikiran jauh lebih tenang, dan tidak merasa gelisah. Begitupun suami saya, walaupun sibuk, dia tetap bisa selalu fit. Ditambah dengan mengonsumsi Natsbee Honey Lemon yang mengandung 100% vitamin C, sekarang saya tidak mudah jatuh sakit. Padahal sebelumnya saya sering sekali mudah sakit. Itulah mengapa saya percaya bahwa minuman madu lemon ini sangat baik untuk membunuh toxic dalam tubuh, sehingga kita bisa jauh lebih sehat.

Dengan hidup sehat, saya pun lancar menjalankan aktifitas saya sebagai seorang istri yang produktif menjadi Blogger, mau itu pada saat dilakukan di rumah, ataupun di luar ruangan. Bagi saya, kunci sehat itu adalah menjalankan semuanya dengan seimbang.


Manusia itu hanya bisa berusaha. Memilih berusaha itu lebih baik dari pada tidak sama sekali. Saya masih belum memilih program hamil dengan obat-obat generik dari dokter, karena saya yakin, dengan cara alami masih banyak kemungkinan, yang tentunya harus juga didorong dengan gaya hidup sehat, dan ditambah dengan mengonsumsi vitamin atau herbal lainnya. Saya yakin bisa! Saya ingin hidup sehat! Soal kapan saya mendapat keturunan, biarlah Allah yang mengaturnya. Saya yakin, rezeki itu akan datang diwaktu yang tepat.


Sehat itu rezeki, tapi gaya hidup sehat itu pilihan. Hanya butuh konsistensi yang harus kita tanamkan di dalam diri masing-masing. Tidak ada sehat secara instan, semuanya harus dilakukan secara rutin dengan porsi yang tidak berlebihan. Tips diatas juga masih saya lakukan dengan bertahap. Tentunya, hal ini saya lakukan untuk hidup yang lebih #AsikTanpaToxic bersama teman baru saya Natsbee Honey Lemon dari Pokka Indonesia!

Yuk Bersihkan hari aktifmu bersama Natsbee Honey Lemon!
Ini #AsikTanpaToxic versi saya. Bagaimana dengan versimu?


Salam,
Rhialita



Info lengkap tentang produk Natsbee Honey Lemon bisa klik di bawah ini ya!

You Might Also Like

0 komentar

Rhialitage