Bahagiaku, di Kota Jogja

October 30, 2015



     “Selepas malam itu, aku merasakan hal yang baru dan berbeda. 26 oktober 2015 bukanlah tanggal dan hari yang istimewa. Namun tercipta kebahagiaan luar biasa bersamamu dan mereka. Entahlah, aku sangat merindukan hal ini. Tawamu mengingatkanku pada kenangan hampir tiga tahun yang lalu. Di kota ini. Dan kamu masih sangat ingat tentang itu.” – Rhialita Diary



With My Love

             Cerita kali ini dimulai dari beberapa waktu lalu. Aku kedatangan sahabat yang sekarang sangat sulit untuk bertemu, karena jarak. Dia bernama Shabrina, dan datang dari jakarta. Dia tiba di jogja hari sabtu malam 24 Oktober 2015. Kami yang semenjak aku kuliah di jogja hanya bisa bertukar pesan lewat line, kini melepas rindu. Tidak ada yang berubah darinya. Masih ceria, aktif, dan juga berani. Baru ketemu aja udah banyak sekali yang jadi bahan cerita. Dan dia berhasil jadi penghibur kegalauanku. :D


With My Bestfriend Shabrina


Weekend. Hmm, aku bingung mengajak dia kemana, berhubung aku ngga punya sim, akhirnya kami pergi untuk makan siang saja. Kami singgah di rumah makan “Sambal Layah” dan dia baru pertama kali makan di sana. Lucunya, dia ngga percaya sama harga makanan disana yang murah banget. Struk makanannya, sampai disimpan sama dia buat jadi kenang-kenangan. Haha.. Jogja siang itu panas, sepanas-panasnya. Rasanya mau cepet pulang ke kost dan mandi. Sebelum pulang kami mampir dulu ke toko tas di depan GOR UNY. Waktu itu aku pernah beli mini bag disana, dan dia juga naksir sama tas yang aku punya. Setelah lihatin satu-satu, akhirnya ada juga yang jodoh. Memang kalau jodoh ngga akan lari kemana.

Berganti hari. Senin. Dan aku harus ke kampus pagi itu untuk ngumpulin tugas take home UTS Kapita Selekta. Dan lanjut kuliah pengganti. Sementara shabrina aku tinggal di kost sampai siang. Menjelang sore, si sayang (Calon Suami) alias Andre, ngajak kami nonton bioskop. Pergilah kami bertiga ke Jogja City Mall, kami lagi ingin bahagia dan tertawa, alhasil dipilih 3 DARA. Konfliknya memang sederhana, tapi berhasil buat kami tertawa. Dan yang paling penting adalah, ada pesan yang sangat tersampaikan dari film tersebut. “Jangan menyakiti hati wanita, karena wanita itu mudah rapuh, namun ketika terluka, wanita akan lebih kuat. Dan mereka para pria akan menyesal.” Banyak hal lagi. Menurutku itu salah satunya.

Setelah puas nonton film, kami sudah punya rencana buat keliling ke tempat yang jogja banget. Karena shabrina juga pengen foto di tugu Jogja, dan naik kereta nyala-nyala di alun-alun kidul (ALKID). Haha. Karena hanya ada satu motor, aku dan shabrina janjian sama teman SMP yang bernama Anashrul, biasa dipanggil Anash, kebetulan baru-baru ini dia pindah karena kuliah di ISI Jogja. Anash jemput di depan Jogja City Mall, and then Lengkap, jadinya bisa langsung berangkat.

Perut mulai terasa lapar, kami mampir di angkringan KR. Orang Jogja pasti tahu tempat ini. Pilihan lauk, dan nasinya bermacam-macam. Dan harganya masih terjangkau. Tempatnya juga nyaman, hanya banyak yang lagu mengiringi aja, hehe. Kalau aku sendiri pilih nasi sambal udang. Favorit deh sama yang satu ini. Terus tambahan sate sosis, sate otak-otak, sate kerang, tempe mendoan, sama es teh. Lezat! Kamu juga harus coba!


            Setelah kenyang, kami mampir sebentar buat beli oleh-oleh di Malioboro. Sebenernya nemenin Shabrina, yang lainnya cuma ngeliatin. Ngga lama dari sana, kami meluncur ke Alun-alun Kidul. Sudah 3 tahun lebih tinggal di Jogja, tapi memang ngga pernah naik kereta yang nyala-nyala. Sumpah deh. First Time. Dan Andre, Shabrina, Anash pun begitu. Baiklah, kami bahagia bersama. Haha. Satu kali nyewa kereta 50 ribu, dan dapet 3 putaran. Cukup melelahkan, bisa dibilang sekalian olahraga juga.







With Aw, Shabrina & Anash.

            Belum cukup, kami masih ingin menikmati suasana malam yang indah di kawasan Tugu Jogja. Berangkatlah kami ke sana. Hanya berfoto, namun hanya inilah yang dapat dijadikan kenangan bahagia untuk kami. Dan aku ingin selalu menciptakan bahagia dari hal-hal yang sederhana, bersama mereka, bersamamu. Untuk kita.






            Terimakasih untuk Shabrina dan Anash sudah menyempatkan datang dan menempati salah satu ceritaku. Dan terimakasih untuk kamu sudah bersedia menemaniku, mengukir kebahagiaan, dan berbagi dengan sahabat-sahabatku. Sederhana, namun bagiku ini istimewa. Dan aku melihat kamu sangat menikmati momen ini. Kamu terlihat bahagia sayang. Dan akupun jauh lebih bahagia. Kamu memang yang terbaik, Andre Widiyanto. You’re My Superhero.


Terimakasih Ya Allah.. Semoga selalu seperti ini. Amin Ya Rabb.





With Love,

Rhialita




Location : Alun - Alun kidul - Yogyakarta

26 Oktober 2015




See You Next Post!

You Might Also Like

1 komentar

Rhialitage