Saat Kesukaan menjadi Sebuah Pekerjaan

December 01, 2015


Jujur kalau sudah pergi hunting foto seperti ini rasanya lupa sama yang namanya beban pikiran. Walaupun sesudahnya teringat kembali. Haha. Beruntungnya punya pasangan yang suka hunting dan sabar mengambil gambar saya, karena memang dia juga yang mendukung passion saya dibidang seperti ini, mulai dari hanya iseng foto, ikut lomba, bisa menang lomba, ikut komunitas fashion, dan termasuk membuat blog. Sampai dia merekomendasikan agar saya mengubah domain dari blogspot menjadi dot com, sudah tercapai Alhamdulillah. Dari awal saya buat blog karena awalnya suka share puisi dan cerpen, sampai pernah ikut lomba cerpen juga.

Dari waktu ke waktu jadi makin suka share outfit yang saya pakai, atau sekedar menceritakan pengalaman. Intinya saya sangat suka menulis. Terinspirasinya karena dulu setelah punya instagram, dan melihat beberapa teman seorang blogger. Ternyata berkarya itu bisa dari hal-hal yang sederhana. Saya banyak mengikuti instagram orang luar negeri yang dimana mereka notabennya adalah ibu rumah tangga, dan saya sangat salut dengan mereka karena masih bisa berkarya walaupun hanya dari rumah. Foto yang di posting pun berasal dari dalam rumah, misalnya makanan, kegiatan sehari-hari seperti memasak, kelucuan anak-anak mereka, sampai dari benda-benda sederhana yang mereka buat menjadi sedap dipandang mata.




Sekarang saya juga sedang belajar dan mencoba seperti itu dengan gaya dan ciri khas saya sendiri, bukan hanya meniru. Karena meniru untuk dimodifikasi dan menghasilkan karya yang baru tidak pernah ada salah dan larangan, siapapun bisa dan boleh melakukannya. Namun yang perlu saya lakukan adalah jangan hanya ikut-ikutan karena rasa tidak mau kalah, ingin dipuji atau agar dibilang terkenal. Saya tidak menanamkan hal itu. Jika itu saya lakukan, saya tidak akan mendapat apa-apa, karena bukan dari hati ingin berbagi karya dengan teman-teman semua. Yang saya tanamkan adalah saya dapat menghasilkan karya dengan tangan dan keringat saya sendiri, dan bukan semata-mata menjiplak. Selain itu niat berbagi pengalamannya. Karena setiap orang punya pengalaman yang berbeda-beda. Siapa tahu saja, ada rezeki yang datang dari kegiatan ini. Tidak ada yang tahu. Bagi saya ini adalah kesukaan yang inshaAllah menjadi pekerjaan.


Untuk postingan kali ini, benar-benar suka sekali sama tempatnya! Sebenarnya sudah sering kesini, hanya nggak tahu kenapa, baru kali ini angle kameranya jadi berbeda. Sudah agak lama nggak hunting karena photographer kesayangan saya sibuk, dan kebetulan saya juga ada kegiatan baru untuk mengisi waktu luang, yaitu menjadi pengisi suara drama radio di stasiun radio publik di Yogyakarta. Nah kebetulan kami berdua ada libur, dia merencanakan untuk mengajak saya hunting foto. Bingung juga mau kemana, karena kalau dipikir lagi, kami sedang minim sekali isi kantong. Haha, saya memutuskan untuk ke sini saja. Ada yang tahu tempatnya? Kalau teman-teman orang Jogja pasti tahu. Spot di sini banyak, dan masih banyak, bagaimana pintar-pintar yang mengambil gambarnya. Apalagi yang suka sekali hunting foto, pasti ada aja ketemu sama angle yang bagus dan indah. Waktu sesi foto dilakukan, keadaan sekitar cukup sepi karena mungkin weekend dan siang menjelang sore, kira-kira sekitar jam 2 siang. Jadi terlihat seperti tidak ada orang yang berlalu lalang. Alhasil huntingnya nggak terlalu lama. Buat teman-teman  yang suka ootd-an bisa juga dimasukkan ke daftar huntingnya ya.


Ide foto ini mengandung pesan, dilarang parkir. Iya, dilarang parkir karena tempat parkirnya hanya untuk satu orang saja. Sudah ada yang terparkir, dan terus terparkir, tidak bisa yang lain lagi. InsyaaAllah.:) Selain itu juga ada spot yang menurut saya yang paling indah  kali ini. Serasa seperti di kawasan pegunungan, angin sepoi-sepoi, sejuk! Banyak pohon-pohon yang berjajar membentuk sebuah lorong atau jalanan. Kalau menurut dia, yang paling bagus adalah spot yang terlihat gedung tinggi. Entah kenapa dia suka sekali. Untuk Outfit yang saya pakai kali ini simple banget, Kaos dan jeans. Karena memang gaya ini yang paling nyaman untuk santai di weekend. Mungkin ini juga gambaran dari saya yang tidak terlalu feminin sehari-hari. Kecuali hari-hari tertentu ya:)






Terimakasih sudah mampir, bertemu di tulisan selanjutnya:)




With Love,

Rhialita


Shoes : Diadora

Lensed By Andre Widiyanto

Location : Yogyakarta

You Might Also Like

0 komentar

Rhialitage