INSTO DRY EYES, SOLUSI MATA KERING!

July 31, 2019


Pernah mengalami mata kering? Sebagai seorang blogger sekaligus content creator, tentu saya akan lebih rentan mengalami gejala mata kering, karena saya harus bekerja di depan layar laptop maupun smartphone kurang lebih 9 sampai 10 jam, untuk mengetik dan mengedit foto atau video dalam sehari.

Keadaan yang paling terasa adalah mata lelah dan terkadang memerah. Pernah juga sampai mengalami penglihatan kabur, dan saya pikir itu hal biasa. Jika sudah begitu, saya pun beristirahat, dan melanjutkannya esok hari. Selama ini saya kurang memerhatikan bahwa gejala itu adalah penyebab mata kering. Nah kira-kira apa saja penyebab mata kering lainnya? Dan apa solusi terbaiknya? Yuk simak sampai selesai!

APA ITU MATA KERING?
Mata kering terjadi ketika mata tidak dapat memproduksi air mata seperti seharusnya karena air mata yang menguap terlalu cepat. Ketika air mata tidak dapat melumasi mata dengan baik, mata kita bisa mengalami sensasi rasa panas, menyengat bahkan terasa gatal, hingga tampak kemerahan.

Selain itu komplikasi yang dapat ditimbulkan dari mata kering antara lain adalah meningkatnya risiko terjadi infeksi mata akibat kekurangan pasokan air mata, kerusakan permukaan mata akibat kondisi mata kering yang dibiarkan tanpa pengobatan sehingga memicu konjungtivitis yaitu keadaan mata merah akibat peradangan pada selaput yang melapisi permukaan bola mata dan kelopak bagian dalam. Lalu kerusakan permukaan kornea, luka terbuka pada kornea, serta yang lebih parahnya adalah gangguan penglihatan. Sindrom mata kering juga menimbulkan kesulitan pada penderitanya dalam melakukan kegiatan sehari-hari, seperti membaca atau mengemudikan kendaraan.

KENALI GEJALA MATA KERING & PENYEBABNYA

MATA SEPET
Di waktu tertentu, saya sesekali menggunakan lensa kontak. Seperti saat menghadiri undangan yang harus menggunakan riasan. Kenapa saya memakainya? Pertama karena saya memang menderita mata minus, dan yang kedua untuk mempercantik mata. Nah, tetapi terkadang saat terlalu lama pemakaian, mata terasa sepet, seperti kurang cairan di mata. Lensa kontak sendiri juga memiliki kadar air di dalamnya, tapi tidak semua lensa kontak memiliki kadar air yang baik untuk mata.

MATA PEGEL
Kalau lagi males pakai lensa kontak, karena agak sedikit ribet, solusi paling sederhana adalah memakai kacamata. Jujur saya memang selalu menyimpan kacamata di dalam tas. Berhubung minus yang saya derita juga tidak parah, saya memakai kacamata ini hanya pada saat tertentu saja, misalnya saat saya ingin menulis, membaca novel, atau menonton film di bioskop. Lagi lagi, penggunaan kacamata pada aktivitas tersebut juga bisa bikin mata saya jadi pegel. Kalau sudah begini, mata rasanya berat banget, dan kerasa nggak nyaman.

MATA PERIH
Terlalu lama memandang layar smartphone atau laptop sudah kerjaan saya sehari-hari. Jangankan untuk pekerjaan, jaman sekarang di manapun, siapapun, pasti punya gadget yang selalu digunakan untuk chatting, bermain game online, atau menonton video di youtube. Benar nggak?

Ya, saya juga termasuk, sebagian besar aktivitas selalu saya habiskan di depan layar smartphone atau laptop. Kalau sudah lupa waktu, terkadang baru sadar kalau saya sudah menatap layar smartphone atau laptop sampai berjam-jam. Alhasil mata menjadi perih, bahkan terkadang sampai berair, karena saat kita melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi visual, mata cenderung akan lebih jarang berkedip. Artinya, lapisan air mata akan lebih cepat menguap dari pada proses isi ulangnya.


FAKTOR LINGKUNGAN YANG DAPAT MEMPERPARAH MATA KERING
Selain aktivitas sehari-hari yang kita lakukan, faktor lingkungan juga menjadi salah satu yang bisa memperparah kondisi mata kering. Misalnya mata yang terkena debu, asap, angin, cahaya matahari, cuaca yang kering, tiupan angin panas, atau pada saat berada di tempat tinggi. Kira-kira apakah kamu pernah mengalami salah satu faktor di bawah ini?

1. Angin
Pada mata normal angin bisa membuat mata terasa kering, apalagi jika ini terjadi pada kita yang telah memiliki mata kering sebelumnya. Karena itu kita yang mengalami mata kering sangat dianjurkan untuk menghindari lingkungan dengan angin yang terlalu kencang, atau contoh kecilnya adalah pada saat di dalam ruangan ber-AC, ruangan dengan kipas angin, atau ketika berada di jalanan saat berkendara, apalagi saya pengguna kendaraan roda 2. Hampir setiap hari kalau kemana-mana pasti mengendarai motor. Tak jarang, mata saya sering kelilipan debu di jalan. Alhasil mata menjadi gatal.

2. Asap
Kelihatannya sepele, namun ternyata asap juga bisa bikin mata kering. Asap yang seperti apa sih? Sebenarnya banyak bentuk asap yang dapat membuat mata kering. Salah satunya kondisi lingkungan berasap akibat kebakaran hutan yang sering sekali saya alami di kota tempat saya tinggal. Kondisi seperti ini bahkan bisa terjadi sampai berhari-hari bahkan berulang-ulang. Apalagi jika asap mulai tebal, mata akan terasa jauh lebih perih dan kering.

3. Suhu Lingkungan
Perubahan suhu yang berlebihan merupakan salah satu faktor yang juga memperparah mata kering, baik itu suhu yang terlalu panas maupun suhu yang terlalu dingin. Contohnya, suhu yang terlalu panas dan kering dapat memicu menguapnya simpanan air di dalam mata kita.

Begitu juga suhu yang terlalu dingin.  Sebuah penelitian yang dimuat dalam Investigative Ophthalmology & Visual Science Journal menemukan hasil bahwa suhu yang sangat dingin bisa membuat mata semakin mengering karena akan menebalkan lapisan meibom.

Lapisan meibom sendiri merupakan lapisan mata yang bertugas untuk mengurangi penguapan air mata, atau dalam kata lain lapisan ini akan menjaga mata tetap terlumasi. Jika lapisan meibom tidak berfungsi optimal, maka air mata yang seharusnya melindungi mata akan kesulitan untuk menyebar ke seluruh bagian mata.



Selain beberapa penyebab atau faktor yang memperparah mata kering diatas, resiko mengalami mata kering juga akan semakin besar jika:

Usia yang sudah menginjak 50 tahun. Karena semakin tua usia, produksi air mata cenderung akan berkurang. Perubahan hormon, kondisi seperti ini sering terjadi pada wanita yang mengalami perubahan hormon karena kehamilan, mengonsumsi pil KB, serta menopause. Mengonsumsi makanan vitamin A yang rendah. Pemakaian lensa kontak yang terlalu sering., dan Salah menggunakan obat tetes mata.


TIPS MENGATASI MATA KERING
Untuk kondisi mata kering yang tergolong ringan atau hanya sesekali terjadi, saya ingin berbagi tips bagi penderita mata kering untuk mengatasinya. Tips ini bisa dilakukan di rumah untuk meredakan gejala atau mencegah mata kering. Beberapa tipsnya yaitu:

Ø Melindungi mata dari lingkungan yang menyebabkan mata kering, seperti cuaca berangin, terlalu panas, berasap, atau berdebu.
Ø Mengatur lamanya kerja di depan layar komputer. Minimal 6 sampai 8 jam saja untuk meminimalisir terserang mata kering.
Ø Menghindari terlalu sering pemakaian riasan tebal pada mata, karena tanpa kita sadari riasan pada mata bisa sesekali masuk ke dalam mata kita.
Ø Menjaga kebersihan mata dengan menggunakan kompres hangat pada kelenjar di sekitar mata, dan menghilangkan kotoran pada kelopak mata.
Ø Banyak mengonsumsi vitamin A & Asam lemak Omega-3 yang dapat memperbaiki kondisi mata kering. Omega-3 banyak terdapat pada beberapa jenis ikan, seperti tuna, sardine, atau salmon. Untuk vitamin A bisa mengonsumsi jus wortel dan sayuran hijau.
Ø Minum air putih yang cukup, hal ini akan membantu menjaga selaput lendir mata kita agar tetap lembap.
Ø Memakai kacamata. Pilih kacamata baca atau kacamata hitam yang pas dengan  wajah atau yang memiliki pelindung samping untuk membantu memperlambat penguapan air mata dari permukaan mata.
Ø Mengurangi pemakaian lensa kontak yang terlalu lama. Maksimal 6-8 jam perhari.
Ø Menggunakan pembersih udara di dalam ruangan untuk menyaring debu dan partikel lainnya, untuk menjaga kelembapan udara yang stabil.
Ø Pastikan kita mendapatkan cukup istirahat/tidur seusai melakukan kegiatan yang mengharuskan kita untuk menggunakan mata dalam jangka waktu lama.
Ø Jangan menggosok mata. Usahakan untuk berkedip lebih sering saat kita sedang membaca, menulis, mengemudi, atau bekerja di depan monitor untuk menyebarkan air mata secara merata ke seluruh permukaan mata. Selain itu, hindari menggosok mata terlalu keras, yang bisa memperburuk gejala mata kering.


SOLUSI MATA KERING DENGAN INSTO DRY EYES!
Kondisi mata kering yang masih ringan maupun yang sudah tergolong parah, sering disarankan untuk memakai obat tetes khusus mata kering. Alasannya, karena obat tetes ini diyakini mampu bertindak sebagai pengganti cairan pelumas mata, sehingga membantu meringankan penglihatan yang tidak nyaman.

Dari sekian pencegahan yang dapat dilakukan di rumah, yang paling sering saya lakukan adalah membawa obat tetes mata ketika hendak berpergian. Karena aktivitas yang sering saya lakukan adalah sebagian besar dapat memicu mata kering, tentu hal ini yang paling bisa membantu. Obat tetes mata apa sih yang cocok untuk mata kering?

Saya memilih Insto Dry Eyes. Dari awal saya memang pengguna obat tetes mata dari Insto, tapi khusus untuk penggunaan yang sesekali saja untuk mata merah dan sakit. Setelah tahu Insto punya obat tetes mata khusus mata kering, saya langsung kegirangan, karena memang saya sangat membutuhkan produk seperti ini.


Setelah saya mencari informasinya, Insto Dry Eyes ini merupakan tetes mata steril dengan kandungan zat aktif Hidroxyprophylmethyl selulose dan Benzalkonium Chloride, yang berguna untuk mengatasi gejala kekeringan pada mata, dengan memberikan efek pelumas seperti air mata. Yang paling saya suka adalah, tetes mata ini memberikan sensasi dingin ketika pemakaian. Kenapa harus memilih Insto Dry Eyes? Karena produk ini mudah ditemukan di mini market atau apotik terdekat. Selain itu penggunaan Insto Dry Eyes ini juga aman digunakan dengan dosis 1-2 tetes pada setiap mata, 3 kali sehari. Tapi, jika gejala sudah mereda sebaiknya stop pemakaian ya!
Insto Dry Eyes tersedia dalam kemasan 7,5 ml yang mungil dan praktis dibawa kemanapun. Saat membeli produk ini, saya pun hanya merogoh kantong sebesar Rp.17.500,-/botol, tapi mungkin harga di setiap kota akan berbeda. Untuk penyimpanan produk, letakkan pada suhu kamar yang tidak lebih dari 30 derajat celcius, dan jauhi dari jangkauan anak-anak. Sekarang, saya nggak perlu khawatir lagi, jika mengalami kekeringan pada mata saat melakukan segudang aktivitas di dalam maupun luar ruangan, karena saya sudah menemukan solusinya, yaitu selalu sedia Insto Dry Eyes di segala suasana.
Perlu digaris bawahi, kita juga harus memerhatikan soal meringankan gejala mata kering, jangan sampai malah memperparah kondisinya karena salah pilih obat tetes mata. Karena ada juga lho obat tetes mata dengan kandungan bahan kimia yang dapat mengecilkan pembuluh mata kita, sehingga membuat mata justru semakin kering.  

Akan jauh lebih baik jika melakukan pencegahan secara alami di rumah. Penggunaan obat tetes mata hanya untuk kita yang sesekali mengalami kondisi mata kering. Jika mata kering terjadi secara terus menerus dalam jangka waktu lama, saya sarankan untuk mengonsultasikannya lebih lanjut pada dokter spesialis.

Untuk informasi lebih lengkap tentang produk ini, bisa kunjungi website-nya di Insto Dry Eyes Like Facebook Buka Mata Buka Insto & Follow Instagramnya di @insto.id !


Bye Mata Kering!

Rhialita

You Might Also Like

2 komentar

Rhialitage